Tuesday, 9 June 2015

Visibility of System Status - Scripture Singer (Android)

Tidak Ada Keterangan Progres Saat Download

Saat melakukan download lagu tidak ada keterangan status sudah seberapa jauh data yang di-download atau berapa lama waktu download yang diperlukan.




















>> Seharusnya dapat diberikan progress bar dan keterangan besar kapasitas yang harus di-download agar pengguna tahu sudah seberapa jauh dan besar data yang di-download dan dapat memperkirakan waktu sampai selesai download.

Severity Rating : 

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Perbedaan Pada Selected Object Tidak Jelas

Tidak ada perbedaan yang jelas antara objek yang sedang dipilih dengan yang tidak.




















>> Perbedaan tersebut mungkin bisa diperjelas dengan pemberian highlight atau penggelapan warna box pada objek yang dipilih.

Severity Rating : 

User Control and Freedom - Scripture Singer (Adnroid)

Tidak Berfungsinya Tombol Pengaturan/Option 

Tombol pada bagian kiri hp android yang biasanya sebagai menu optional tidak befungsi apa-apa pada aplikasi ini.


















>> Seharusnya dapat disinkronisasikan beberapa fungsi agar tombol tersebut memiliki kegunaan dan pengguna merasa lebih bebas dalam mengekplorasi dengan menu yang bisa diakses lewat beberapa cara.

Severity Rating : 

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Tidak Adanya Menu Play Previous

Tidak tersedianya menu pilihan untuk memutar lagu yang sebelumnya. Hanya ada pilihan untuk lagu selanjutnya, pause, dan mengulang lagu yang sama dari awal.



















>>  Karena fungsi utama aplikasi ini untuk mendengar lagu maka sebaiknya dapat ditambah fungsi untuk memutar lagu yang sebelumnya, agar pengguna lebih merasa bebas dalam memilih lagu dan tidak harus kembali ke menu sebelumnya atau memutar semua lagu terlebih dahulu.  Mungkin dapat memakai icon kebalikan dari icon paling kanan bawah (>) untuk icon play previous.

Severity Rating : 

Help and Documentation - Scripture Singer (Android)

Tidak Ada Menu Help 

Ketidaktersediaan menu help dalam aplikasi ini dapat mengakibatkan kebingungan pengguna jika mengalami kesulitan dalam proses pembelajaran terhadap aplikasi tersebut.




















>> Seharusnya disediakan menu help untuk memudahkan pengguna jika mengalami kendala dalam menggunakan aplikasi tersebut.

Severity Rating : 

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Tidak Ada Documentation

Kurang lengkapnya dokumentasi tentang aplikasi ini.








=>





>> Informasi yang disediakan hanya sebatas untuk donasi dan latar belakang pembuatan aplikasi, sebaiknya dapat ditambah dengan keterangan versi, fitur utama dan kegunaan aplikasi ini.

Severity Rating : 

Consistency and Standard - Scripture Singer (Android)

Fungsi Back Tidak Berfungsi

Penggunaan tombol pada bagian bawah kanan hp android menjadi 'emergency exit' yang biasanya adalah tombol untuk back.


















>> Ini merupakan masalah yang cukup serius bagi para pengguna yang terbiasa menggunakan android, penggunaan tombol tersebut pada aplikasi ini langsung membuat pengguna keluar dari aplikasi bukan kembali ke menu sebelumnya. Seharusnya fungsi tersebut harus diintegrasikan agar saat pengguna menekan tombol tersebut maka kembali ke menu sebelumnya bukannya keluar sistem.

Severity rating : 

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Standard Icon yang Berbeda

Penggunaan icon amplop pada aplikasi ini berfungsi untuk share, sementara biasanya icon tersebut digunakan untuk mengirim suatu pesan.








=>











>>  Penggunaan icon yang tidak sesuai standar dapat membingungkan pengguna, sebaiknya gunakan icon lain yang dapat menggambarkan fungsi tersebut dan sesuai dengan platform-nya

Severity Rating : 

Aesthetic and Minimalist Desain - Scripture Singer (Android)

Pilihan Kata Tidak Teratur

Pemilihan urutan kata yang terdapat pada menu Groups terlihat tidak teratur.



>> Seharusnya susunan penempatannya dapat diatur agar terlihat lebih baik. Misalkan dengan urutan panjang huruf atau dengan urutan alfabet awal.

Severity Rating: 0
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Desain Penggunaan Ruang yang Kurang Maksimal

Adanya ruang kosong yang cukup luas membuat tampilan menjadi terlihat kurang baik.





















>> Spasi kosong yang terlihat cukup besar seharusnya dapat diatasi dengan menambahkan opsi pengaturan dari ketiga poin tersebut pada bagian bawah masing-masing poin, dengan begitu tampilan akan terlihat lebih berisi dan sekaligus mempercepat waktu pengaturan.


Severity Rating : 

Wednesday, 13 May 2015

Visualisasi data anggaran pendapatan negara

Tugas interaksi manusia-komputer tentang visualisasi.

Data yang divisualisasi didapat dari bps.go.id mengenai anggaran pendapatan negara pada tahun 2012, 2013 dan 2014. 
Dibuat mengguanakan visme.co

Berikut hasilnya.




Tuesday, 31 March 2015

Tugas KOMDAT (rsync)


Apa itu rsync?


Rsync adalah tool untuk transfer dan sinkronisasi file atau tree (struktur direktori dan file) secara satu arah, baik transfer lokal (di sistem yang sama) maupun remote (jaringan/internet). Fungsi rsync mirip/identik dengan tool-tool ini: cp, mv, scp, FTP client. Rsync biasanya digabungkan dengan SSH sebagai metode transpor remotenya, walaupun dapat juga disetup untuk menjadi daemon sehingga tidak membutuhkan SSH. Dalam kasus-kasus tertentu rsync juga dapat digunakan menggantikan HTTP client (seperti wget).

Sintaks

Pada umumnya sintaks-sintaks berikut ini yang paling sering digunakan. Untuk transfer lokal ke lokal:
$ rsync -av -P PATHSUMBER PATHTUJUAN
Untuk transfer lokal ke remote:
$ rsync -e ssh -av -P -z PATHSUMBER USER@HOST:PATHTUJUAN
Untuk transfer remote ke lokal, cukup kebalikan perintah sebelumnya:
$ rsync -e ssh -av -P -z USER@HOST:PATHSUMBER PATHTUJUAN


Opsi -a (archive) adalah untuk mensinkronkan segala sesuatu, termasuk file/direktori secara rekursif dan metadata (seperti tanggal, kepemilikan, permission) dan file-file spesial seperti link simbolik. Umumnya ini yang kita mau, tapi dalam kasus-kasus tertentu di mana Anda tidak ingin rekursif atau tidak ingin mensinkronkan salah satu dari tanggal/kepemilikan/dll, opsi -a dapat dihilangkan dan/atau diganti dengan opsi-opsi lain seperti -r, -g, -o,
Opsi -v (verbose) membuat rsync memperlihatkan ke layar nama-nama file yang sedang ditransfer. Opsi -P membuat rsync lebih verbose lagi, yaitu menampilkan juga progres/persentasi saat sebuah file sedang ditransfer. Jika kita menggunakan rsync dalam skrip noninteraktif, bisa jadi output yang dihasilkan terlalu banyak. Maka dalam kasus tersebut kita dapat menghilangkan opsi -v dan -P.
Opsi -z (compress) membuat rsync mengkompresi data yang ditransfer. Ini menghemat bandwidth. Untuk transfer remote, gunakanlah selalu opsi ini, kecuali jika Anda berada di intranet yang amat cepat bahkan lebih cepat dari bandwidth harddisk (mis: di lingkungan gigabit ethernet).

Selain opsi -av -P, dalam melakukan backup filesystem biasanya opsi -H dan -A juga berguna. Opsi -H untuk mempertahankan hubungan hardlink (contoh: /usr/bin/sudo dan /usr/bin/sudoedit di Debian adalah hardlink. Hanya ada satu salinan saja untuk kedua file tersebut. Tanpa opsi -H maka saat ditransfer akan menjadi dua salinan, menghabiskan ruang disk.
Opsi -A untuk menyalin juga metadata ACL, berguna jika Anda menggunakan ACL.
Sebuah contoh aplikasi rsync dalam membuat backup harian dengan histori backup akan dibahas dalam kesempatan lain.

Rsync menyediakan berbagai cara yang sangat fleksibel agar kita dapat memilih-milih file mana yang ingin disinkronkan dan mana yang ingin diabaikan (exclude). Beberapa contoh:
Jangan ikut sertakan file-file backup:
$ rsync -av --exclude '*~' --exclude '*.bak' SUMBER TUJUAN
Jangan ikut sertakan direktori metadata .svn (berguna untuk mentransfer direktori source code dari direktori kerja langsung):
$ rsync -av --exclude '.svn' SUMBER TUJUAN
Jika kita menyebutkan path absolut di --exclude, maka itu akan berarti posisinya relatif terhadap SUMBER. Keberadaan garis miring di akhir SUMBER akan lagi-lagi menentukan apakah titik awal yang dianggap akar (root) adalah selevel dengan SUMBER atau satu level di dalam SUMBER. Contoh:
$ rsync -av --exclude '/.*' /home/steven/ /backup/steven/

Perintah di atas akan membackup direktori home saya, tapi tanpa mengikutsertakan "dotfiles" yang ada tepat di bawah home (umumnya berisi file konfigurasi). Tapi seandainya ada dotfiles di bawah direktori lain, misalnya, /home/steven/proj1/.config maka file tersebut tidak akan di-exclude karena kita hanya menginstruksikan meng-exclude dotfiles yang berada di "root" (/.*).

Opsi --exclude dan pasangannya --include dapat disebutkan berselingan dan berulang kali. Terdapat pula opsi --filter yang lebih fleksibel lagi. Terdapat juga opsi --delete-excluded untuk menghapus file-file yang diexclude di sisi tujuan. Berguna misalnya untuk menghapus file-file backup (*~, *.bak) yang mungkin berserakan di sisi tujuan.

Sebuah contoh yang agak lengkap, dari potongan skrip backup yang pernah saya gunakan untuk membackup direktori home saya. Untuk mengirit waktu dan ruang disk, saya meng-exclude berbagai "sampah" seperti cache browser, trash, direktori temporer, file-file backup, dll. Anda mungkin bisa mengembangkan sendiri opsi favorit Anda.

Penjelasan ini saya dapat dari
http://kb.masterweb.net/beta/index.cgi/read/Artikel:Menggunakan_rsync